Total Tayangan Halaman

Rabu, 18 Juli 2018

A Few Days in Bandung | Argo Parahyangan/ Alun Alun Masjid Raya Bandung/ The Jarrdin Cihampelas/ Kawasan Wisata Punclut

Foto di KA22 Argo Parahyangan bersama Kondektur & Walka

10 Juli 2018 lalu, saya bersama 5 orang teman saya lainnya memutuskan untuk lari dari kenyataan berlibur selama 3 hari 2 malam di kota kembang, Bandung. Sesungguhnya kami merencanakan liburan saat bulan puasa supaya irit hemat, namun karena satu dan lain hal, akhirnya kami dapat tanggal pasti 10-12 Juli 2018.

Semua persiapan saya yang tangani, karena sudah tak terhitung berapa kali saya liburan ke Bandung dan destinasi wisatanya tak habis habis, mulai dari Sewa Apartemen, Sewa Motor, Tiket Kereta Api pergi pulang, dan rundown sudah saya buat. Saya sampai mengganti rundown berkali-kali. Nah saya mau bagikan ke kalian kalian, siapa tau bermanfaat 😇.
Rencana Perjalanan bandung 3 Hari 2 Malam


1. Transportasi Menuju Bandung dari Jakarta

Banyak sekali pilihan untuk menuju bandung, mulai dari Bus dari terminal Kampung Rambutan; Minibus Shuttle dari Agent Travel; Omprengan(Orang yang menawarkan diri mengantar ke Bandung dari Stasiun/Terminal/Bandara); hingga Kereta Api.
Menurut saya pribadi naik Kereta Api adalah hal yang paling masuk akal. Bukan masalah cepat atau tidaknya, namun ketepatan waktu yang utama dan sebanding dengan tarifnya. 
Memang terkadang, menuju bandung lewat jalan raya bisa ditempuh kurang lebih dua setengah jam, namun saya lebih sering mengalami perjalanan 3,5 jam, bahkan 5 jam jika hari libur.
Saya menyempatkan riset beberapa tarif Minibus Shuttle dari beberapa Travel Agent dan harganya berada di kisaran Rp75.000 s.d. Rp110.000. Jika naik bus AC kisaran Rp40.000 s.d. Rp60.000 dari pool bus atau Terminal Kampung Rambutan. Dan naik Kereta Api mulai dari Rp67.000 sampai Rp90.000 untuk kelas Ekonomi - Premium saja.

Interior KA22 Argo Parahyangan - Ekonomi New Image 2016
Kalau kalian Pilih naik Kereta Api, kalian bisa pilih KA Serayu (Kelas Ekonomi PSO) dari Jakarta Pasar Senen menuju Bandung Kiaracondong dengan tarif Rp67.000; atau yang biasa saya gunakan adalah KA Argo Parahyangan (Kelas Ekonomi 2016 New Image - Eksekutif) dari Jakarta Gambir menuju Bandung Hall dengan tarif Rp80.000 Untuk Kelas Ekonomi New Image dan Rp120.000 untuk Kelas Eksekutif. Kalian bisa liat jadwal dan tarif Kereta Api menuju bandung di artikel ini

Saya menggunakan KA22 di kereta Ekonomi 2 Nomor Kursi 11,12,13CD yang berangkat dari Jakarta Gambir 8.45WIB (ONTIME) dan sampai di Bandung Hall 11.59 WIB (CEPAT 2MENIT). Interior bagus, Pendingin Udara cukup, jarak antar kursi lumayan lega untuk ukuran saya yang tingginya 170cm (kalau yang tingginya 180cm kayaknya sempit deh), toilet di tiap kereta ada 2, 1 kloset duduk, 1 lagi jongkok (jadi karena 1 rangkaian itu kereta ekonominya ada 4, berarti ada 8 unit toilet). Saran saya kalo menuju bandung pakai kelas Ekonomi New Image pilihlah nomor besar supaya duduk searah dengan lajunya kereta api.

2. Alun Alun Masjid Raya Bandung

Tiba di Bandung Hall
Tiba di Bandung Hall, kami keluar lewat pintu selatan untuk langsung ke Masjid Raya Bandung buat salat Dzuhur. Kami jalan kaki kurang lebih 15 menit lewati Terminal Bandung Hall, Pasar Baru, Otista, Asia Afrika, dan mengakhiri perjalanan di Alun Alun Masjid Raya Bandung. Selain sehat, sepanjang perjalanan kami jalan kaki ditemua pelbagai jenis penjajah makanan, aksesoris, dan pakaian yang bisa kalian jadikan referensi atau bahkan dibeli.
Alun-alun Masjid Raya Bandung
Jika kalian berniat mengunjungi alun alun di siang hari, pakailah topi dan kaus kaki, karena rumput sintetisnya hangat sekali karena menyerap panasnya terik matahari. Tapi saat kalian masuk ke Masjid Raya Bandung, Lantainya adem sekali, serasa ingin tidur shalat dengan khusuk.
  
Pujasera di bawah Alun Alun Masjid Raya Bandung
Selain area parkir, persis di bawah alun alun bandung juga ada pujasera yang harganya murah gak mahal mahal banget kok. Misalnya saya beli Cilok Siomay Rp12.000, Nasi Goreng Rp15.000, Soto Ayam + Nasi Rp17.000. Pas lah buat yang kelaparan selepas lari-larian di rumput sintetis alun alun. Ada juga yang jualan aksesoris seperti gelang, kalung, anting, topi, bola plastik, dan lain lain, tapi kudu nawar supaya harganya gak digeprek.

3. Penginapan

Kami 6 Orang, dan kayaknya gak seru kalau nginep di hotel yang kamarnya pisah pisah begitu. Setelah cari villa ternyata harganya mahal, dan lokasinya tidak di pusat kota, akhirnya saya putuskan sewa apartemen saja. Saya pilih unit full furnished 2 kamar tidur dengan luas 40m2 di apartemen The Jarrdin Cihampelas, saya mencari unitnya di sewa-apartemen.net dan berjodoh dengan unit pak Rahmat (iklan dan daftar harga nya bisa dicontek disini ya)
The Jarrdin Unit 2BR 40m2


Kunci Unit The Jarrdin

Kami Penghuni 2 Malam di The Jarrdin 

Kamarnya bersih, sesuai ekspektasi, Pendingin udara hanya 1 di ruang depan, 1 LED TV, Kitchen set lengkap dengan rice cooker dan lemari esnya, setrika, 1 kamar mandi dengan kloset duduk dan water heater, 2 kasur dengan masing masing 2 bantal, dan 1 sofa yang merangkap bisa jadi tempat tidur 2 orang. di sini juga ada kolam renang, yang saat kami coba, airnya luar biasa dingin. recomended deh kalo kalian ke bandung rame-rame.

4. Kawasan Wisata Punclut (Puncak Ciumbuleuit)


Cakrawala Resto - Kawasan Wisata Punclut

Nah, ini adalah request dari Fajar Yulfirman (ia yang mendadak tak bisa ikut dan digantikan oleh Fahmi Aditya karena sudah dapat pekerjaan yang lebih baik). Dia bilang iri sama teman-temannya yang sudah pernah ke tempat ini sebelumnya. Saya juga belum pernah kesini, kalau di google maps kalian bisa cari cafĂ© D'Dieuland atau Lereng Anteng karena 2 dari banyak cafĂ© disini berada dalam sebuah kawasan yang bernama 'Kawasan Wisata Punclut'. Kawasan ini sedang naik daun karena banyak titik titik instagenic yang bisa buat lini masa media sosial kalian keren
Fahmi Aditya @ Cakrawala café, Kawasan Wisata Punclut
Fahmi Aditya @ Kawasan Wisata Punclut
Adji Saputra @ Cakrawala café, Kawasan Wisata Punclut
Adji Saputra @ Cakrawala café, Kawasan Wisata Punclut
Indra Ari Permana @ Cakrawala café, Kawasan Wisata Punclut
Alan Abdul Karim @ Cakrawala café, Kawasan Wisata Punclut
Riki Gusmara @ Cakrawala café, Kawasan Wisata Punclut
Wakhid Subekti @ Cakrawala café, Kawasan Wisata Punclut
Wakhid Subekti @ Kawasan Wisata Punclut


Kami memutuskan untuk makan di meja A7 cafĂ© Cakrawala, interior nya instagenic dan lumayan terang untuk difoto menggunakan kamera mirrorless. Harga makanan disini tidak murah, tapi juga tak bisa dibilang mahal. Berikut yang kami makan tanggal 10 Juli 2018:
- Pepper Rice Chicken Curry Rp37.000
- Pepper Rice Chicken BBQ Rp37.000
- Pepper Rice Beef BBQ Rp46.500
- Pepper Rice Beef Blackpepper Rp46.000
- Pepper Rice Beef Tomyam Rp48.000
- Sweet Ice Tea Rp12.000
- Milk Tea Rp21.000
Porsi makanan standar, tidak sedikit namun tak terlalu banyak; kalau rasa itu variatif, tapi kalau menurut saya sesuai sama harganya.

Pepper Rice Chicken Curry @ Cakrawala café, Kawasan Wisata Punclut
Dan hari pertama kami di Bandung diakhiri setelah kami kembali menuju The Jarrdin Cihampelas. Buat kalian yang mau liat video jalan-jalan kami, bisa lihat video YouTube kami dibawah ini :


Nantikan A Few Days in Bandung Bagian 2

Rabu, 20 Juni 2018

Jadwal KA Kereta Api Bandung - Jakarta 2018

Jadwal Kereta Api Argo Parahyangan dan Kereta Api Serayu Dari Bandung Menuju Jakarta 2018
Harga Tiket/Tarif Kereta Api Argo Parahyangan dan Kereta Api Serayu Dari Bandung Menuju Jakarta 2018
Kelas Kereta Api Argo Parahyangan dan Kereta Api Serayu Dari Bandung Menuju Jakarta 2018



KA 219 Serayu
KAC 00.32 - CMI 00.51 - JNG 03.50 - PSE 04.02
- Ekonomi PSO: Rp67.000

KA 7057 Argo Parahyangan Premium
BD 04.15 - CMI 04.26 - JNG 07.08 - GMR 07.25
- Premium 2017: Rp90.000 - Rp100.000

KA 19 Argo Parahyangan
BD 05.00 - CMI 05.12 - JNG 07.59 - GMR 08.15
- Eksekutif: Rp100.000 - Rp140.000
- Ekonomi 2016 New Image: Rp80.000 - Rp90.000

KA 21 Argo Parahyangan
BD 06.30 - CMI 06.42 - JNG 09.28 - GMR 09.45
- Eksekutif: Rp100.000 - Rp140.000
- Ekonomi 2016 New Image: Rp80.000 - Rp90.000

KA 31
Argo Parahyangan Fakultatif
BD 07.35 - CMI 7.47 - JNG 10.32 - GMR 10.50
- Eksekutif: Rp100.000 - Rp140.000
- Bisnis: Rp85.000 - Rp100.000
- Ekonomi: Rp 70.000 - Rp80.000

KA33
Argo Parahyangan
BD 08.35 - CMI 08.47 - JNG 11.32 - GMR 11.50
- Eksekutif 2018 Stainless Steel: Rp100.000 - Rp140.000

KA 23 Argo Parahyangan
BD 11.35 - CMI 11.49 - JNG 14.39 - GMR 14.57
- Eksekutif: Rp100.000 - Rp140.000
- Ekonomi 2016: Rp80.000 - Rp90.000

KA 11211
Argo Parahyangan Tambahan
KAC 12.45 - BD 13.05 - CMI 13.23 - JNG 16.21 - GMR 16.39
- Eksekutif 2018 Stainless Steel: Rp125.000 - Rp140.000

KA 215 Serayu
KAC 13.25 - JNG 07.01 - PSE 17.13
- Ekonomi PSO: Rp67.000

KA 7059 Argo Parahyangan Premium
BD 14.05 - CMI 14.17 - JNG 17.13 - GMR 17.30
- Premium 2017: Rp90.000 - Rp100.000

KA 25 Argo Parahyangan
BD 14.45 - CMI 14.57 - JNG 17.45 - GMR 18.03
- Eksekutif: Rp100.000 - Rp140.000
- Ekonomi 2016 New Image: Rp80.000 - Rp90.000

KA 11265
Argo Parahyangan Tambahan
BD 15.20 - JNG 18.25 - PSE 18.38
- Eksekutif: Rp125.000 - Rp140.000
- Ekonomi 2016 New Image: Rp90.000 - Rp100.000

KA 27
Argo Parahyangan
BD 16.10 - JNG 19.09 - GMR 19.27
- Eksekutif: Rp100.000 - Rp140.000
- Ekonomi 2016 New Image: Rp80.000 - Rp90.000

KA 29
Argo Parahyangan
BD 19.40 - CMI 19.52 - JNG 22.38 - GMR 22.56
- Eksekutif: Rp100.000 - Rp140.000
- Ekonomi 2016 New Image: Rp80.000 - Rp90.000

KA 11163
Argo Parahyangan Tambahan
BD 20.50 - CMI 21.07 - JNG 00.03 - GMR 00.21
- Eksekutif 2018 Stainless Steel: Rp125.000 - Rp140.000

KA 7049 Argo Parahyangan Tambahan
BD 22.30 - CMI 22.42 - JNG 01.36 - GMR 01.52
- Eksekutif: Rp100.000 - Rp140.000
- Ekonomi 2016 New Image: Rp80.000 - Rp90.000

*) KAC: Kiara Condong | BD: Bandung | CMI: Cimahi | JNG: Jatinegara | GMR: Gambir | PSE: Pasar Senen
KA Tambahan & Fakultatif**) Tersedia hanya di masa tertentu
KA Premium & Tambahan***) Masa Pemesanan tidak 90hari sebelum keberangkatan


Selasa, 19 Juni 2018

Perjalanan Jakarta - Semarang - Salatiga naik Kereta Api & Trans Jateng

Perjalanan Jakarta - Semarang - Salatiga

Hai semua, gua mau berbagi sama kalian bahwa Tanggal 3 Juni 2018 lalu, Nenek gua dari pihak Ayah meninggal dunia di Salatiga. Gua yang sedang part time dan pulang pukul 21.00 terbelalak saat liat whatsapp dari mama dan ayah gua, bahwa mereka lagi siap siap ke salatiga malam itu juga. 

Gua yang udah 4 tahun gak pulang kampung seperti merasa terpukul karena gak pernah bisa ikut pulang kampung. Jadi dengan kondisi mental gua yang agak sendu, gua langsung gerak cepat cari angkuta umum ke Salatiga buat nyusul Mama dan Ayah gua.
Awalnya mau naik pesawat, tapi liat harganya yang mahal agak kurang bersahabat gua jadi mengurungkan niat. Karena bus udah pada penuh semua, gua putuskan naik kereta api. 

Pukul 01:38 tanggal 4 Juni 2018, gua pesan tiket KA Tawang Jaya Premium seharga 220.000 (sudah discount 20.000 dari Tiket(dot)com) yang berangkat dari Stasiun Jakarta Pasar Senen 06.55 Pagi dan sampai di Semarang Tawang 13.25 WIB. Gua juga udah riset bagaimana rute yang harus ditempuh setelah sampai di Semarang Tawang. Gua juga jam segitu udah order makan sahur via go-food buat gua dan adik gua Dimas, yang akan gua tinggalkan sendirian selama semalam.

Gua jalan dari rumah pukul 5 dan naik KRL dari Stasiun Duren Kalibata arah manggarai pukul 5.14. Sampai manggarai pukul 5.25, gua naik krl arah jatinegara yang pukul 5.40 karena pas gua menginjakkan kaki di stasiun manggarai, 1 rangkaian ke arah jatinegara baru aja jalan. Abis itu gua sampe di Jatinegara 5.47 dan naik KRL tujuan depok via pasar senen pemberangkatan 5.57 di jalur 3.

Sampai di Pasar Senen pukul 6.12, gua buru-buru cetak boarding pass dan langsung boarding 10 menit kemudian tapi ternyata Tawang Jaya Premiumnya belum ada, jadi gua tunggu di peron dan diajak ngobrol bapak bapak yang apa-apa nyalahin Jokowi senang sekali membahas politik.

Sejujurnya gua heran sama orang yang dimana mana ngebahas politik istana, tapi ngomong ga berdasar data, dan cenderung kayak emak-emak yang lagi ngomongin kejelekan artis hiburan tanah air, padahal kenal kagak, deket kagak, tapi kayak tau semuanya.

Segala puji bagi Tuhan, rangkaian kereta gua datang tepat 14 menit sebelum waktu keberangkatan. 

Impresi pertama gua adalah 'waaaawwww dapet rangkaian baru stainless steel 2018'. Sebenernya gua bingung kok keliatannya dari luar kayak bopeng-bopeng gitu kalo dari luar ya ? tapi ya mencilak keliatannya, pasti jadi perhatian kalo rangkaian ini lewat hehe.


Interiornya bagus, di kursi ada 2 buah colokan listrik, dan headphone jack 3,5mm. fasilitas reclining set, sewa bantal, 2 unit toilet tiap kereta (masing-masing kloset jongkok, lainnya duduk).

Setelah 6 jam 30 menit, gua sampai di Semarang tawang dan solat Dzuhur dulu di musalanya sebentar. Lanjut pukul 13.50 gua naik bus Trans Jateng dari Halte di depan Stasiun Semarang Tawang dengan tarif Rp3.500 sampai Terminal Bawen.



Kalau kalian terbiasa naik Bus Transjakarta, mungkin agak aneh karena Ruang Khusus Wanita di Transjakarta ada di bagian depan bus. Sedangkan di Trans Jateng, Wanita diprioritaskan di Bagian Belakang Bus. Dan yang unik, di Jakarta biasanya bus Non-BRT akan dilengkapi sama mesin EDC Portabel sebuah Bank; namun di bus yang saya naiki, petugas on board membawa handphone yang casingnya menyatu dengan printer kertas thermal sekaligus alat pembaca kartu berlangganan.

Oke lalu gua tiba di Terminal Bawen sekitar pukul 15.15 dan kebetulan langsung ada bus yang menuju Solo. Sebenarnya kata orang orang bus ini berangkat dari Terminal Terboyo, tapi karena baru pertama kali naik beginian, jadi gua mengikuti sebagian besar ke terminal Bawen ini.

Oh iya Bus yang gua naiki namanya 'SAFARI LUX'

Tarif dari Bawen ke Terminal Tingkir Salatiga Rp.15.000 pada 4 juni 2018. Bangkunya enak, empuk, dan reclining set juga. Bus jalan 15.20 dan sampai di Terminal Tingkir Salatiga pukul 15.45.

Gua baru tau bahwa di Salatiga sudah ada Ojek Online loh ! gua tadinya bingung mau ke Desa Koripan naik apa dari terminal tingkir :D. Oke gua langsung order gojek dengan tarif 13 ribu (setelah di diskon gopay 3000) untuk jarak kurang lebih 10km. 10 menit kemudian pengemudi gua 'Pak Sukarno' datang; beliau udah kayak guide gua karena sepanjang jalan dia jelasin apa aja yang kebetulan juga ada di benak gua.

Beliau jelasin kenapa di salatiga belum banyak pengemudi yang pake jaket resmi, terus dia jelasin tol baru Salatiga yang view nya bagus banget dan tol yang sekarang masih dibangun. Singkat cerita gua tiba di rumah almh. mbah gua pukul 16.15 dan entah ada angin apa, gua spontan uhuyyyy cium tangan dong ke pengemudinya.

Sekian ya review perjalanan gua dari Jakarta - semarang - Salatiga. Nanti kalua gua ga mager gua posting lagi perjalanan gua balik dari salatiga ke Jakarta.

Jumat, 08 Juni 2018

Jadwal KA Kereta Api Jakarta - Bandung 2018

Jadwal Kereta Api Dari Jakarta Menuju Bandung 2018



Jadwal Kereta Api Argo Parahyangan dan Kereta Api Serayu Dari Jakarta Menuju Bandung 2018
Harga Tiket/Tarif Kereta Api Argo Parahyangan dan Kereta Api Serayu Dari Jakarta Menuju Bandung 2018
Kelas Kereta Api Argo Parahyangan dan Kereta Api Serayu Dari Jakarta Menuju Bandung 2018

KA 20 Argo Parahyangan
GMR 05.50 - BD 08.39
- Eksekutif: Rp100.000 - Rp140.000
- Ekonomi 2016 New Image: Rp80.000 - Rp90.000

KA 11232 Argo Parahyangan Tambahan
GMR 06.15 - BD 09.54 - KAC 10.13
- Eksekutif 2018 Stainless Steel: Rp125.000 - Rp140.000

KA 7058 Argo Parahyangan Premium
GMR 07.50 - BD 11.07
- Premium 2017: Rp90.000 - Rp100.000

KA 22 Argo Parahyangan
GMR 08.45 - BD 12.01
- Eksekutif: Rp100.000 s.d. Rp140.000
- Ekonomi 2016 New Image: Rp80.000 - Rp90.000

KA 216 Serayu
PSE 09.15 - KAC 12.59
- Ekonomi PSO: Rp67.000

KA 11314 Argo Parahyangan Tambahan
PSE 09.40 - BD 13.15
- Eksekutif: Rp100.000 - Rp140.000
- Ekonomi 2016 New Image: Rp80.000 - Rp90.000

KA 24 Argo Parahyangan
GMR 10.30 -  BD 13.39
- Eksekutif: Rp100.000 - Rp140.000
- Ekonomi 2016 New Image: Rp80.000 - Rp90.000

KA 32 Argo Parahyangan Fakultatif
GMR 11.30 - BD 14.53
- Eksekutif: Rp100.000 - Rp140.000
- Bisnis: Rp85.000 - Rp100.000
- Ekonomi: Rp80.000 - Rp90.000

KA 34 Argo Parahyangan
GMR 12.35 - BD 16.00
- Eksekutif 2018 Stainless Steel: Rp100.000 - Rp140.000

KA 26 Argo Parahyangan
GMR 15.30 - BD 18.39
- Eksekutif: Rp100.000 - Rp140.000
- Ekonomi 2016 New Image: Rp80.000 - Rp90.000

KA 11234 Argo Parahyangan Tambahan
GMR 17.02 - BD 20.19
- Eksekutif 2018 Stainless Steel: Rp125.000 - Rp140.000

KA 7060 Argo Parahyangan Premium
GMR 18.00 - BD 21.14
- Premium 2017: Rp90.000 - Rp100.000

KA 28 Argo Parahyangan
GMR 18.45 - BD 21.54
- Eksekutif: Rp100.000 - Rp140.000
- Ekonomi 2016 New Image: Rp80.000 - Rp90.000

KA 30 Argo Parahyangan
GMR 20.00 - BD 23.14
- Eksekutif: Rp100.000 - Rp140.000
- Ekonomi 2016 New Image: Rp80.000 - Rp90.000

KA 220 Serayu
PSE 21.00 - KAC 00.25
- Ekonomi PSO: Rp67.000

KA 7050 Argo Parahyangan Tambahan
GMR 23.20 - BD 02.28
- Eksekutif: Rp100.000 - Rp140.000
- Ekonomi 2016 New Image: Rp80.000 - Rp90.000


Selasa, 29 Mei 2018

Rute Bus Trans Metro Bandung

Rute Bus Trans Metro Bandung



Koridor 1 | Cibereum (Elang) - Cibiru
Koridor 2 | Cibereum (Elang) - Cicaheum
Koridor 3 | Cicaheum - Sarijadi (Sarimanis)
Koridor 4 | Leuwi Panjang - Antapani

Senin, 30 April 2018

Indonesian Choice Awards 5.0 NET 2018



Siaran Langsung Indonesian Choice Awards 5.0 NET LIVE 2018
Tayangan Ulang Indonesian Choice Awards 5.0 NET 2018
RE RUN Indonesian Choice Awards 5.0 NET

Selasa, 09 Januari 2018

Parkir Lantai Ganda Usahid Jakarta yang Baru


Jakarta - Peningkatan sarana dan prasarana terus digenjot oleh kampus yang berada di Jl.Dr.Soepomo, Tebet, Jakarta Selatan ini. Efektif mulai 1 November lalu, Ketua Umum Yayasan Sahid Jaya, Dr. H. Nugroho B. Sukamdani, MBA. BET, didampingi PLT Rektor Usahid Jakarta, Prof. Dr. Ir. Kohar Sulistyadi, MSIE. meresmikan parkir motor lantai ganda di lingkungan Usahid Jakarta kampus Soepomo.

Pekerjaan yang telah dimulai sejak 7 Juli 2017 ini merupakan tahap awal dari renovasi tampak depan (face off) dari Usahid Jakarta yang telah berdiri sejak tahun 1989 ini. Lokasi parkir yang bertempat disebelah selatan bangunan ini diperkirakan dapat menampung hingga 700 kendaraan roda dua. 

Selain memperbaiki sarana serta prasarana kampus, renovasi lahan parkir dan tampak depan kampus juga dimaksudkan agar menarik mahasiswa baru untuk bergabung di Usahid Jakarta.

“betul, renovasi ini untuk peningkatan fasilitas kampus buat kalian (mahasiswa aktif) dan para calon mahasiswa baru, semoga  dengan adanya lahan parkir yang baru ini, banyak yang mau masuk ke sini, gedung kuliah juga nanti dipercantik supaya menarik” ujar Pak Sigit.

Renovasi tahap awal ini bukan tanpa keluhan dari para pengguna parkiran, seperti Feby Emania (21) mahasiswa tingkat akhir Usahid.

"kalau parkiran dibawah penuh agak takut buat ke lantai atas, karena ramp naiknya curam sekali"

Selain itu belum adanya atap di lahan parkir lantai atas juga membuat para pengguna parkir was-was jika hujan datang. Curah hujan yang intens di kawasan sekitar Kampus Soepomo juga membuat para wanita takut tergelincir saat melewati ramp saat naik ataupun turun dari parkiran lantai atas. (RG)